Verification: ed95c379e4a3b5a2

Pages

Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Monday, 8 February 2016

Cara Melemaskan atau Melenturkan Otot Kaki dan Sendi Lutut yang Kaku


Cara untuk melemaskan sendi lutut yang kaku adalah dengan rajin berlatih menekuk dan juga melatih otot-otot yang lainnya. Sebelum latihan sebaiknya dikompres dulu dengan handuk yang dibasahi air hangat, kompres bagian paha, lutut, belakang paha, selangkangan, betis. Itu untuk membantu merilekskan otot dan untuk mengurangi nyeri saat latihan. Setelah dikompres, pijat-pijat kakinya. Untuk memudahkan saat memijat, bisa menggunakan baby oil, minyak urut, atau minyak otot.

Cara memijitnya adalah pijit searah jalur persambungan otot-otot, misalnya dari pangkal paha dipijat/ditekan lurus sampai pinggir lutut, untuk lebih jelasnya mengenai jalur persambungan otot-otot di kaki bisa dilihat dari gambar anatomi otot kaki di bawah ini 



depan-belakang



lutut

Bagian yang dipijat bukan hanya bagian depan dan belakang paha saja, tetapi juga bagian pinggang, pantat, lutut, betis bagian depan dan belakang, bagian engkel kebawah. Otot-otot di bagian tersebut saling berhubungan sehingga tidak boleh diabaikan.

Ketika memijat searah jalur persambungan otot tentu di beberapa titik tertentu terasa ada yang keras atau seperti menjendol (bahasanya apa ya,, pokoknya kurang lebih seperti itu), dan juga terasa sakit saat ditekan, itulah otot yang mengalami fibrosis (kaku/mengkerut). Kaki kita terasa kaku karena otot-otot yang fibrosis tersebut. Nah di titik-titik itulah harus diberi perhatian yang lebih. Caranya yaitu tekan-tekan sambil diputar-putar sedikit sampai terasa sakit. Ya memang akan terasa sakit,, jika tidak sakit berarti ototnya tidak bermasalah. Lakukan beberapa kali selama beberapa menit.
Titik-titik yang biasanya bermasalah ada di daerah pinggang, pantat, selangkangan, pangkal paha (bagian depan, samping, belakang), belakang paha, betis (bagian belakang tengah, belakang dekat lutut, samping tengah), engkel, lutut (pinggir, depan dan belakang).

Saya sendiri pada saat difisioterapi bagian yang patah juga dipijat oleh fisioterapis, namun tentunya dipijat dengan teknik yang benar sehingga tidak akan mengganggu tulang yang patah.
Menurut perkiraan saya bagian yang patah aman dipijat mulai dari 1-2 bulan pasca operasi, karena biasanya antar patahan tulang sudah terjembatani oleh kalus-kalus sehingga posisi antar patahan tidak akan bergeser.

Tentunya akan lebih baik jika dikonsultasikan dulu dengan fisioterapis, baru kemudian memijat sendiri di rumah.
Setelah dipijat biasanya akan terasa lebih nyaman, sehingga lebih leluasa untuk melatih otot kaki.

Beberapa contoh latihan untuk melatih elastisitas otot dan sendi adalah sebagai berikut :
1. Pada posisi berbaring

a. Tekuk lutut perlahan-lahan, tekuk luruskan, tekuk luruskan, seperti itu hingga 5-10 kali. Kemudian tekuk lagi, lalu tahan hingga hitungan ke 10 lalu luruskan, lalu kembali pada gerakkan yang pertama. Lakukan berulang-ulang.





b. Kakinya ditekuk lurus, 
tangan yang satu memegang lutut, tangan satu nya lagi memegang engkel, jadi ditariknya dibantu oleh tangan. Tekuk pelan-pelan, tahan hingga hitungan ke 10 lalu luruskan. Ulangi beberapa kali. Jika  lutut sudah bisa kena ke dada dan engkel sudah kena ke wajah, berarti itu sudah maksimal, kelenturan otot bagian belakang paha sudah bagus. Tekuk pelan-pelan saja, tidak usah sekali latihan langsung kena ke dada kakinya. Jika otot terlalu dipaksa akan menimbulkan cedera otot.


c. Tekuk lututnya sedikit lalu lutut ditempelkan ke dada, tahan bagian belakang paha (yang di dekat lutut) dengan tangan (untuk menahan patahan tulang agar tidak bergeser), lalu tangan satu nya lagi memegang engkel, 
jadi ditekuknya dibantu oleh tangan. Tekuk ke arah dalam (arah pantat), tekuk luruskan, tekuk luruskan hingga 5-10 kali. Kemudian tekuk lagi lalu tahan hingga hitungan ke 10 lalu luruskan, lalu kembali lagi pada gerakkan yang pertama. Ulangi beberapa kali. Tekuk pelan-pelan saja, tidak usah sekali latihan langsung kena/menyentuh ke pantat. Jika otot terlalu dipaksa akan menimbulkan cedera otot.





d. Sediakan botol bedak bekas (pokoknya yang berbentuk botol dan terbuat dari plastik) yang digulung handuk kecil lalu taruh di bawah lutut. Tekan lututnya ke bawah sekuatnya. Bisa juga menggunakan tangan yang dikepalkan tetapi harus dalam posisi duduk. Latihan ini untuk memperkuat otot lutut dan paha. Tekan, tahan hingga hitungan ke 10 lalu lepaskan. Ulangi beberapa kali.





2. Pada posisi tengkurap

a. Tekuk sedikit lututnya lalu silangkan dengan kaki yang sehat, lalu tekuk-tekuk lutut dengan dibantu oleh kaki yang sehat (passive exercise) . Tekuk ke arah dalam (arah ke pantat). Tekuk perlahan lalu luruskan, lakukan 5-10 kali. Kemudian tekuk lagi sekuatnya lalu tahan hingga hitungan ke 10 lalu lepaskan, lalu kembali pada gerakkan yang pertama. Lakukan berulang-ulang.
Jika otot kakinya sudah cukup kuat, tekuk sendiri tanpa dibantu oleh kaki yang sehat (active exercise) sebisanya, setelah mentok kemudian dibantu oleh kaki yang sehat supaya kemampuan menekuknya bertambah. Tahan hingga hitungan ke 10 lalu luruskan. Ulangi beberapa kali. Pola latihannya sama dengan penjelasan sebelumnya.





b. Tekuk lututnya hingga sekitar 40 derajat, silangkan dengan kaki yang sehat. Tekuk kaki ke arah luar dan dilawan oleh kaki yang sehat (gerakkan saling melawan). Latihan ini juga dapat memperkuat otot kaki.

Latihan menekuk itu harus sampai terasa sakit, itu tanda bahwa ototnya meregang/terulur. Jika tidak terasa sakit berarti elastisitas otot tidak bertambah, tidak akan efektif. Namun tentunya juga jangan terlalu dipaksakan, harus pelan-pelan. Derajat rasa sakitnya tetap pada batas dimana anda masih bisa menahan nyeri tersebut. Prinsipnya No pain no gain.

3. Pada posisi duduk.

a. Duduklah di kursi yang panjang, pantat hingga lutut harus tersanggah dengan baik. Taruh kaki yang sehat di belakang kaki yang sakit (posisi menyilang). Tekuk/angkat kaki yang sakit dengan dibantu oleh kaki yang sehat. Tekuk/angkat perlahan, lakukan beberapa kali. Tekuk-tekuk hingga bisa lurus kakinya, tahan lalu turunkan. Ulangi beberapa kali. Jika otot kaki sudah cukup kuat, tekuk sendiri tanpa dibantu oleh kaki yang sehat.





b. Tekuk kaki yang sakit ke arah atas. Jika belum kuat dibantu oleh kaki yang sehat, jika sudah cukup kuat tekuk sendiri tanpa dibantu oleh kaki yang sehat. Lakukan hingga 5-10 kali. Kemudian tekuk kaki yang sakit ke arah belakang sekuatnya, lalu tahan hingga hitungan ke 10 lalu lepaskan. Kemudian tekuk lagi ke arah atas beberapa kali. Seperti itu pola latihannya, lakukan beberapa kali.


c. Taruh kaki yang sehat di depan kaki yang sakit dengan posisi menyilang. Tekuk kaki yang sakit ke arah luar dan dilawan oleh kaki yang sehat. Atau bisa juga dengan posisi sebaliknya, asalkan tetap pada gerakkan saling melawan. Latihan ini juga untuk menguatkan otot kaki.



4. Pada posisi berdiri
Lakukan gerakan-gerakan berikut ini :










Lazimnya kaki kita bisa digerakkan ke segala arah yaitu, gerakkan ke kiri, ke kanan dan juga bisa bergerak memutar. Karena itu gerakkan-gerakkan ini dilatih juga. Lakukan latihan ini pada posisi berbaring

1. Gerakkan kaki ke kanan (kakinya lurus), lututnya dipegang/ditahan oleh tangan. Lakukan pelan-pelan, gerakkan sampai terasa sakit, tahan hingga hitungan ke 10 lalu luruskan. Ulangi beberapa kali. Demikian pula dengan gerakkan ke arah kiri.






2. Jika sambungan tulangnya sudah cukup kuat, cobalah gerakkan memutar, pelan-pelan saja. Namun jika sambungan tulangnya belum kuat kakinya harus dipegangi oleh orang lain lalu diputar pelan-pelan.

Begitulah cara efektif untuk melemaskan otot kaki dan sendi lutut yang kaku. Tidak harus selalu seperti itu, jika kondisi otot dan sendi sudah semakin membaik, mengompres dan memijat bisa dilewati, boleh saja langsung berlatih gerakkan-gerakkan tersebut. Frekuensi latihan jangan terlalu sering dan juga jangan terlalu jarang. 1-2 kali sehari sudah cukup. Jika terlalu sering ototnya akan terlalu lelah dan dikhawatirkan terjadi cedera. Jangan lupa kaki yang sehat juga harus dilatih karena kaki yang sehat sering dipakai untuk menahan beban ekstra. Jangan sampai otot-otot di kaki yang sehat juga bermasalah.

Penjelasan di atas ditujukan untuk kasus patah di bagian paha, jika patahnya di bagian lain ada beberapa perbedaan. Silakan konsultasi dengan fisioterapis. Dan jika ingin lebih jelas tentang gerakan-gerakan di atas silakan konsultasikan juga dengan fisioterapis. Penjelasan di atas hanya berdasarkan pengalaman saya saja. Keputusan kembali pada pembaca.


Sumber gambar 
http://www.elements4health.com/improving-quadriceps-strength-may-benefit-knee-osteoarthritis.html

http://par5.es/stm-iliotibial-band-ems-therapy-electrode-placement/
http://www.physioadvisor.com.au/8792750/medial-meniscus-tear-torn-meniscus-physioadvis.htm
http://westvalley.edu/pe/stretch/stretch_041.html
http://westvalley.edu/pe/stretch/stretch_056.html
http://www.samitivejhospitals.com/allhealth_pfe_detail/patient_family_education-_post_operative_care_aft_342/en
http://www.yheart.net/default.aspx?page=336

Tuesday, 19 May 2015

Inilah arti bintik putih pada kuku.....

jika ada sesuatu yang berubah ditubuh kita biasanya ditandai dengan tanda seperti perubahan pada tekstur, warna maupun bintik-bintik putih pada kuku yang bisa juga menunjukkan beberapa keadaan kesehatan. Keadaan yang memang sering terjadi pada kuku yaitu munculnya bintik-bintik putih. Namun sebagian orang banyak berpendapat bahwa munculnya bintik putih pada kuku itu mengartikan bahwa ada orang yang mengagumi  ataupun membenci orang itu. Apakah arti sebernarnya dari bintik putih dikuku itu yang sering muncul di kuku tangan maupun di kuku kaki dan apakah kemunculannya sangat berbahaya dan memperngaruhi kesehatan tubuh?

Bintik putih yang muncul akan membuat orang bertanya-tanya apa yang menyebabkan bintik tersebut muncul begitu saja dan tentunya keadaan seperti ini banyak orang-orang mengalaminya bahkan dari segala umur, namun sebagian lagi khawatir jika munculnya bintik di kuku ini akan menandakan bahwa tubuh mengalami sesuatu masalah. 
bintik putih dikuku (c) khairulabdal.blogspot.com
Dikutip dari laman bindaku, Bintik putih dikuku atau disebut juga dengan leukonychia, Bintik putih ini disebabkan oleh terjadinya trauma yang cukup ringan atau proses kuku yang sedang tumbuh. pertumbuhan kuku pada umumnya sangat lambat dan karenanya banyak orang tidak menyadari trauma ataupun terjadinya cedera. Pada kenyataannya tidak semua dikaitkan dengan  kekurangan vitamin ataupun kalsium tetapi bintik putih ini umumnya banyak muncul pada kuku pada bagian tangan dibanding kuku kaki, kemungkinan lain bintik putih dikuku itu bisa karena infeksi ringan pada kuku atau alergi atau juga karena efek samping dari obat-obatan. Jika bintik putih itu muncul sedikit saja pada kuku maka anda tidak perlu khawatir namun jika munculnya begitu banyak pada kuku maka hal tersebut harus diwaspadai karena bisa terjadi keadaan yang cukup serius di tubuh anda. Misalnya tubuh bisa mengalami penurunan fungsi-fungsi ginjal, anemia bahkan diabetes dan apabila masalah tersebut terjadi maka untuk segera memeriksakan ke dokter agar lebih mengetahui spesifik mungkin masalah yang dialami ditubuh anda.

Jadi untuk itu mulailah memperhatikan kesehatan kuku anda untuk saat ini, tidak perlu perawatan yang mahal dan membuang-buang waktu namun anda cukup mengkonsumsi makanan atau buah-buahan yang mengandung nutrisi yang bagus untuk kuku sehingga kuku tetap sehat dan cantik. Dan anda tidak perlu takut akan munculnya bintik tersebut jika kemunculannya hanya sedikit saja namun hilangkan anggapan bahwa munculnya bintik tersebut karena ada orang yang mengagumimu atau membencimu.

Bahaya cabut alis dengan pinset.....

Saat ini memang teknologi dan berbagai inovasi perawatan dalam kecantikan memberikan kemudahan bagi sebagian wanita untuk melakukan perawatan kecantikan. Banyak cara untuk memberikan kesan cantik di bagian wajah, namun hati-hati dalam menggunakan perawatan yang salah terutama merawat bagian-bagian dari wajah seperti alis mata agar terlihat cantik. Yang dimana sebagian orang gemar mencabut alisnya demi kecantikan dan memberikan riasan-riasan cantik untuk membentuknya.

Namun meskipun teknologi sudah berkembang sangat baik dalam dunia kecantikan tetapi tetap saja sebagian orang masih menyukai mencabut alis mata dengan menggunakan pinset dan cara tersebut memang sangat berbahaya serta dapat pula menimbulkan efek luka, sakit di bagian wajah. Meskipun pada dasarnya peralatan sekarang banyak mencabut alis tanpa rasa sakit atau perih. Oleh sebab itu sebaiknya agar anda harus berhati-hati terhadap resiko tinggi yang terjadi yaitu dengan mengetahui setiap resiko dalam penggunaan pinset untuk mencabut alis mata.
cabut alis (c) nyata.co.id


Dilansir dari laman kecantikan.web.id, untuk mengetahui resiko yang terjadi sebaiknya anda harus berhati-hati terhadap hal-hal berikut ini :
#1 Terjadinya Luka
Jika mencabut alis terlalu agresif bisa saja akar rambut menjadi rusak dan dalam beberapa kasus hal ini dapat memicu luka dan kemungkinan rambut tidak akan tumbuh kembali menurut Dr. Dreanne Robinson Intrusktur Dermatologi di klinis Yale University Amerika Serikat, untuk itu dianjurkan agar menghindari luka tersebut dengan memberikan sedikit krim untuk mencabut alis anda dan cabutlah dengan lembut.

#2 Terjadinya infeksi
Menurut Dr. Jungho Kwon bagian staf dermatologi senior di Amerika Serikat bahwa mencabut alis akan memicu trauma pada kulit sehingga tidak dipungkiri jika terjadinya iritasi pada kulit seperti noda kemerahan atau bahkan bengkak namun tidak jarang juga rambut-rambu akan mudah tumbuh kedalam dan menyebabkan infeksi. Untuk itu perlu hindari penggunaan pinset yang tidak steril dan cuci dahulu dengan air hangat serta sabun namun anda juga bisa membersihkannya dengan alkohol, serta untuk mencabut alis sebaiknya cabut sesuai arah tumbuh bulu agar terhindar dari pertumbuhan bulu yang kedalam.

Itulah resiko dari mencabut alis dengan pinset, untuk itu kita harus berhati-hati dalam penggunaannya karena penggunaannya yang tidak seberapa namun bisa memicu resiko yang tinggi terutama ini menyangkut kecantikan anda yang harus dijaga atau dirawat sebaik mungkin. Tampil cantik boleh saja namun tetap harus mengutamakan kesehatan terutama harus tahu setiap resiko yang terjadi dalam penggunaan perawatan untuk mempercantik diri dari setiap penggunaan perawatan yang dipakai agar nantinya tidak sembarangan yang hanya akan merusak kulit..

HEBOH... komedo ternyata isinya cacing


perawatan wajah kayaknya memang perlu... selain untuk membuat wajah kelihatan menarik,mulus dan tanpa jerawat.. juga untuk kesehatan...terlebih komedo... ternyata didalam komedo diwajah atau di belakang badan bisa ada makhluk kecilnya...
cara mudah untuk mengeluarkannya adalah dengan menangkap kecoa tanah 3 ekor, kemudian dibuang sayapnya. luka dari badan kecoa tadi diolehkan diwajah... dan waktu pengolesan sebaiknya adalah ketika cuaca panas/siang hari. cacing2nya akan cepat keluar... begitu juga untuk sakit gigi/gusi bengkak...bs dilakukan cara yg sama daripada operasi. ini video nya..

Saturday, 9 May 2015

Hati-hati dengan Plester Luka... bisa-bisa diamputasi

Gara-gara Plester Luka, Jari Gadis Kecil Ini Harus Diamputasi
REINHA.com – Gadis kecil asal Jiangsu, China, Wen wen, 4 tahun, harus kehilangan satu jari di tangan kirinya hanya gara-gara sebuah plester luka yang merekat terlalu kuat di ujung jari tengahnya. Plester yang melekat kuat di ujung jarinya telah menyebabkan jari kehilangan sirkulasi darah hingga mati dan membusuk.
Kisah malang Wen wen berawal dari kebiasaannya menggigit kuku. Suatu hari Wen wen menggigit kuku jari tengah tangan kirinya dengan terlalu dalam sehingga membuat jarinya luka. Nenek Wen wen, yang tidak disebutkan namanya, kemudian mengobati luka dengan menempelkan plester luka di jari yang sakit.
Karena takut plester tersebut terlepas dari jari Wen wen, nenek merekatkan plester dengan sangat kuat. Hal itu menyebabkan ujung jari Wen wen yang ditutup plester, tidak mampu menerima aliran darah maupun zat penting lainnya. Dua hari kemudian, saat Wen wen melepaskan plesternya, ia menemukan jarinya telah bengkak dan menghitam.
Gara-gara Plester Luka, Jari Gadis Kecil Ini Harus Diamputasi
Nenek berusia 60 tahun itu kemudian membawa Wen wen ke rumah sakit di kota Suzhou untuk memeriksakan kondisi jarinya. Dokter di rumah sakit tersebut mengatakan bahwa pembuluh darah di jarinya sudah rusak parah dan satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran jaringan yang mati adalah dengan mengamputasi jari tengahnya.
Dokter mengatakan bahwa sebelumnya ia pernah menangani kasus yang sama dengan yang dialami Wen wen. Permasalahan bukan berada pada plester luka, tapi bagaimana seseorang merekatkan plester tersebut. Biarkan ujung jari sedikit terbuka saat merekatkan plester, agar dapat diketahui jika plester direkat terlalu kuat maka ujung jari akan berubah warna kemerahan.

Source: viva.co.id
 

Blogroll

About

animasi  bergerak gif